Rabu, 31 Agustus 2016

B A N T E N

Banten adalah sebuah provinsi di Tatar Pasundan, serta wilayah paling barat di Pulau Jawa, Indonesia. Provinsi ini pernah menjadi bagian dari Provinsi Jawa Barat, namun menjadi wilayah pemekaran sejak tahun 2000, dengan keputusan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000. Pusat pemerintahannya berada di Kota Serang. Banten memiliki budaya, makanan tradisional dan cirri khas yang unik.

Budaya :
Di Banten memiliki macam – macam budaya, yaitu : rumah adat, pakaian adat dan tarian daerah. Rumah adat Banten adalah rumah Badui. Kenapa ? karena pemerintah telah menetapkan rumah adat Banten berasal dari suku Baduy. Rumah Badui berupa panggung yang terbuat dari kerangka bamboo, kayu nangka, kayu jati, serta batang pohon kelapa dengan beratapkan daun nyiur ataupun ilalang dan lantai nya yang terbuat dari pelepah bamboo yang telah dibelah. Selanjutnya Banten memiliki pakaian adat. Pakaian tersebut di golongkan Pria dan Wanita. Pakaian adat Pria mengenakan model baju koko dengan lehernya yang tertutup, baju nya dikenakan ikat pinggang dan diselipkan sebilah parang di ikat pinggang tersebut bagian depan. Serta pakaian bawahnya dilengkapi celana panjang serta diikatkan dengan kain batik. Sedangkan pakaian Wanita nya, memakai baju adat kebaya serta kain batin sebagai bawahan. Pakaian ini juga diselempangkan sehelai kain di bahu dan dihiasi bros kerajinan tangan pada bagian depan kancing kebayanya. Pada rambut di sanggul dan dihiasi dengan kembang goyang berwarna keemasan.
Tarian daerah Banten adalah Tari Topeng. Tarian ini dilakukan oleh satu Pria atau lebih sesuai dengan kebutuhan. Gerakkan tariini tampak gemulai. Tarian topeng mengisahkan tentang seorang rasa yang balas dendam karena cintanya yang ditolak. Senjata tradisional dari Banten adalah Parang. Bentuk nya mirip golok. Tetapi, bentuk besi tersebut semakin ke bagian runcing semakin melebar. Bahasa daerah Banten adalah bahasa Jawa Banten dan bahasa Sunda kasar. Suku bangsa Banten adalah Suku baduy.

Makanan khas :
Selain budaya, Banten memiliki makanan khas yang lezat di antara nya :
  1. Sate bandeng
Sesuai dengan namanya, sate ini dibuat dengan bahan dasar Bandeng. Ikan Bandeng sendiri merupakan ikan dengan rasa yang sangat lezat namun mempunyai banyak duri/tulang. Akan tetapi, tak perlu khawatir karena daging ikan bandeng pada sate ini sudah bersih dari durinya. Dengan bumbu yang nikmat dan daging ikan yang lezat sehingga menciptakan perpaduan rasa yang manis dan gurih, maka sudah selayaknya kuliner khas Serang ini banyak digemari para penduduk dan wisatawan dan kerap kali dijadikan oleh-oleh.
  1. Nasi bakar sum-sum
Nasi Sum-sum merupakan nasi yang dicampur dengan sum-sum tulang kerbau yang dimasak dengan cara dibakar. Nasi dan bumbu sum-sum tulang kerbau dimasak secara terpisah, lalu dicampurkan dengan cara menggorengnya. Setelah digoreng, campuran nasi dan sum-sum lalu dibungkus daun pisang untuk kemudian dibakar. Kuliner khas Banten ini mempunyai citarasa yang lezat, gurih dan nikmat.  Makanan andalan daerah Serang ini sudah terbilang langka, meski begitu masih ada beberapa rumah makan di daerah Serang yang menjualnya.

  1. Sate bebek
Sate Bebek merupakan salah satu makanan khas Banten yang ada di Cibeber. Sate ini pada umumnya sama dengan sate biasa, namun pada sate ini menggunakan daging bebek dan kuahnya bukan kuah kacang atau kuah tepung melainkan kuah yang terbuat dai gula merah dicampur berbagai bumbu penyedap seperti merica hitam, daun serai, kunyit, kemiri, ketumbar dan bahan lainnya. Daging bebek yang lezat serta kuah satenya yang manis, gurih dan nikmat membuat kuliner satu ini laris manis.
  1. Nasi uduk
Nasi Uduk merupakan makanan khas Serang, Banten yang banyak dijumpai di pagi hari di sepanjang jalan Kota Serang. Nasi Uduk merupakan beras yang dicampur dengan santan kelapa lalu dimasak beserta daun salam dan serai, kemudian disajikan dengan potongan telur, tempe goreng dan lainnya. Nasi Uduk ini juga diberi tambahan daging Empal yang dikenal dengan Nasi Uduk Empal Daging dan banyak dijumpai pada malam hari di jalan-jalan Kota Serang.
  1. Rabeg
Makanan khas Banten satu ini hampir dapat ditemui di berbagai daerah dan tempat di Banten. Ya, Rabeg memang terkenal karena kelezatan rasanya. Rabeg adalah daging dan jeroan kambing yang diolah dengan bumbu-bumbu penyedap yang terdiri dari lengkuas, lada, kayu manis, jahe dan penyedap alami lainnya sehingga mencipatakan rasa manis dan gurih sekaligus pedas. Karena berbahan dasar daging kambing, Rabeg tidak disarankan bagi penderita diabetes karena daging kambing sendiri mempunyai kadar kolesterol yang tinggi.
  1. Ketan bentul/Gemblong
Ketan Bintul adalah makanan khas Banten lain yang terbuat dari bahan ketan dengan dibungkus daun pisang dan disajikan bersama dengan serundeng kelapa. Nasi ketan ini doleh dengan cara dikukus dan kemudian dimasukkan ke dalam wadah sebelum akhirnya dicampur dengan serundeng. Ketan bintul ini biasanya disajikan dengan ditemani teh atau kopi. Berdasarkan cerita, ketan bintul ini merupakan makanan khas yang biasa disajikan pada Bulan Ramadan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar